Dorong Percepatan Program Swasembada Pangan melalui Audiensi dengan Bupati Bengkulu Utara
Rabu, 11 Maret 2026, PJ Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu Kepala BBPPMBTPH (Andi M. Idil Fitri) bersama PJ Brigade Pangan Provinsi Bengkulu Kepala BBPKH Cinagara (Inneke Kusumawati), PJ Swasembada Pangan Kabupaten Bengkulu Utara sekaligus Kepala BRMP Bengkulu (Shannora Yuliasari), Kabid TPHP Provinsi Bengkulu (Rosmala Dewi), Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara (Juita Abadi), serta Tim Swasembada Provinsi Bengkulu lainnya melaksanakan audiensi dengan Bupati Kabupaten Bengkulu Utara (Ari Septia Adinata) yang bertempat di Ruang Kerja Bupati.
Audiensi diawali dengan penyampaian dari PJ Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu (Andi M. Idil Fitri) terkait pelaksanaan program swasembada pangan di Kabupaten Bengkulu Utara, meliputi kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR), Optimasi Lahan Non Rawa, LTT Reguler, LTT Padi Gogo, Brigade Pangan, Luas Panen, serta Serapan Pupuk Subsidi. Pembahasan difokuskan pada percepatan konstruksi CSR di Desa Banjarsari, Kecamatan Enggano seluas 617 ha. Saat ini kegiatan CSR telah memiliki SID namun belum memasuki tahap konstruksi, sementara Brigade Pangan telah terbentuk dan bantuan alsintan sudah tersedia namun belum dapat didistribusikan karena konstruksi belum terlaksana. Selain itu, pendistribusian alsintan ke lokasi juga menghadapi kendala biaya angkut yang cukup tinggi sehingga diperlukan dukungan pemerintah daerah, termasuk keterlibatan pihak swasta di Kabupaten Bengkulu Utara untuk mempercepat pelaksanaan konstruksi.
Selanjutnya PJ Brigade Pangan Provinsi Bengkulu Kepala BBPKH Cinagara (Inneke Kusumawati) menyampaikan bahwa BBPKH memiliki peran dalam pembinaan peningkatan kapasitas SDM penyuluh, Brigade Pangan, serta kelompok tani. Kepala BRMP Bengkulu (Shannora Yuliasari) juga menyampaikan bahwa BRMP merupakan UPT Eselon II Kementerian Pertanian di daerah yang mengawal pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian. Selain itu disampaikan bahwa KecamatanEnggano hingga saat ini belum memiliki Penyuluh Pertanian serta belum terdapat kios pupuk subsidi, sehingga diharapkan dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Utara untuk menempatkan penyuluh, mengingat adanya program CSR yang menjadi prioritas utama Menteri Pertanian.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bengkulu Utara (Ari Septia Adinata) menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang dilaksanakan di wilayahnya dan menyatakan akan mendorong percepatan konstruksi CSR di Desa Banjarsari serta berencana meninjau langsung lokasi kegiatan bersama Forkopimda setelah Lebaran.